Dewa Eka: Menjadi Influencer Perlu Perencanaan, Keberanian dan Ide Kreatif

0
274

EKBIZ.ID – Praktisi penjualan, Dewa Eka Prayoga mengatakan setiap orang bisa menjadi influencer bagi produknya sendiri.

“Tidak semua pengusaha punya cukup anggaran untuk membayar influencer atau bintang iklan. Pilihan alternatif adalah dengan menjadi influencer bagi produknya sendiri, dan ini memerlukan perencanaan, keberanian dan ide kreatif,” kata Dewa Eka Prayoga di kantor Billionaire Coach, Bandung, 21 Januari 2020.

Ia menjelaskan, sebagai solusi ia mengadakan pelatihan khusus bertajuk “Amazing Personal Branding; Jadilah Influencer untuk Produkmu Sendiri”.

Pelatihan ini bekerjasama dengan Global Influencer School dan akan diselenggarakan pada 8 – 9 Februari 2020 di Hotel Hilton, Bandung, Jawa Barat.

“Dalam pelatihan ini, peserta akan diberikan cara cerdas membangun brand yang mudah dan menguntungkan. Peserta juga akan mengetahui apa itu personal branding serta teknik membangun personal brand yang kuat, sehingga keunikan peserta hadir saat berinteraksi dengan konsumen,” lanjut Dewa Eka Prayoga.

Pakar digital marketing ini menambahkan, workshop ini menjadi pioneer karena di Indonesia jarang sekali dibahas. Ini penting, karena beberapa waktu lalu Nadiem Makarim sempat frustasi dengan kurang dikenalnya Indonesia di luar negeri.

Materi Amazing Personal Branding ini kombinasi antara fundamental ilmu brand dengan praktek langsung strategi branding, baik personal brand si pemilik usaha, produknya ataupun bisa sekaligus branding keduanya. Seperti: Elon Musk dan Tesla, Richard Branson dengan Virgin-nya.

Menariknya, pada hari kedua, Global Influencer School meminta setiap peserta menggunakan kostum sesuai keinginannya untuk kemudian dikurasi dengan ilmu branding. Targetnya selesai workshop peserta bisa menjadi influencer, bahkan membuka bisnis agency.

“Pelatihan ini bagian dari gotong-royong besar untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Cocok untuk pemilik bisnis, UMKM, selebgram, youtuber, reseller, internet marketer, ibu rumah tangga, ASN, swasta, pekerja kreatif dan siapapun yang ingin terlihat berbeda di mata publik,” pungkas Dewa Eka Prayoga.