Rupiah Diprediksi Terus Tertekan

0
97

EKBIZ.ID – Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada rabu ini kembali melemah.

Menurutnya sentimen negatif rupiah berasal dari WHO memberikan peringatan kemungkinan wabah virus corona bisa berubah dari epidemi menjadi pandemi.

“Peringatan ini mengingatkan kemungkinan masalah corona bisa membesar dan ini menambah kekhawatiran pasar,” kata Ariston, Rabu (26/2/2020). Dilansir sindonews.com

Ariston melanjutkan rupiah dan aset berisiko lainnya bisa tertekan lagi hari ini. Ariston memprediksi potensi kurs rupiah terhadap USD berada di Rp13.870-Rp13.950 per USD.

Dikutip juga dari cnbcindonesia.com pada Rabu (26/2/2020), US$ 1 dibanderol Rp 13.910/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 0,29% di pasar spot dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 12:55 WIB:

Periode Kurs
1 Pekan Rp 13.993
1 Bulan Rp 14.082,8
2 Bulan Rp 14.141
3 Bulan Rp 14.192,25
6 Bulan Rp 14.348,25
9 Bulan Rp 14.504,08
1 Tahun Rp 14.655,13
2 Tahun Rp 15.257,7

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) pada pukul 12:55 WIB:

Periode Kurs
1 Bulan Rp 13.920
3 Bulan Rp 13.995

Berikut kurs dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 12:49 WIB:

Bank Harga Beli Harga Jual
Bank BNI 13.954 14.009
Bank BRI 13.525 13.655
Bank Mandiri 13.915 13.995
Bank BTN 13.798 13.973
Bank BCA 13.958 14.008
CIMB Niaga 13.670 14.170