Indonesia Positif Terdapak Virus Corona, Rupiah Rontok

0
291

EKBIZ.ID Dalam sepekan terakhir ini rupiah terus mengalami pelememahan, salah satu penyebabnya adalah sentimen virus corona (Covid-19). Kemarin kurs dolar tembus Rp 14.000/dolar. Saat ini pemerintah secara resmi mengumumkan indonesia terdampak posotif virus corona (2/3/2020).


Dialnsir dari cnbcindonesia.com Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno mengatakan, sebagai eksportir, yang melakukan impor produk bahan baku, ia kini harus membeli dolar lebih mahal. Saat ini dolar di level Rp 14.350 di pasar spot, ia harus membeli dolar lebih mahal dari pekan-pekan sebelumnya.

“Setiap hari berubah, terakhir saya beli Rp 14.100,” kata Benny, Senin (2/3/2020).

Apakah pergolakan kurs rupiah ini sudah membuat panik pelaku usaha?

“Iya kita kan pakai LC [letter of credit], panik sih belum tapi menghitung kembali cost,” katanya

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jeblok di perdagangan pasar spot hari ini, hingga menyentuh level terlemah dalam 9 bulan terakhir setelah 2 orang di Indonesia dilaporkan positif corona.

Laporan tersebut membuat aksi jual di dalam negeri berlanjut.

Pada Senin (2/3/2020), US$ 1 dibanderol Rp 14.415/US$ di pasar spot pada pukul 12.00 WIB. Rupiah melemah 0,52% di pasar spot dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 11:55 WIB:

Periode Kurs
1 Pekan Rp 14.570
1 Bulan Rp 14.697
2 Bulan Rp 14.818,35
3 Bulan Rp 14.862
6 Bulan Rp 15.042
9 Bulan Rp 15.217
1 Tahun Rp 15.402
2 Tahun Rp 16.113,7